Selasa, 20 Oktober 2015

Pengertian Active Directory

Apa itu Active Directory?
Active Directory adalah directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat. Peranan Active Directory dalam jaringan dapat diumpamakan sebagai bukutelepon, yang menyimpan daftar alamat dalam informasi penting untuk mengenali berbagai obyek dalam jaringan.
 
Windows Server 2008 memiliki 5 buah fitur Active Directory dibanding dengan versi sebelumnya, dimana masing – masing mempunyai sebuah role dalam peningkatan Active Directory, yaitu Active Directory Domain Services (ADDS), Active Directory Certificate Services (ADCS), Active Directory Right Management Services (ADRMS), Active Directory Federation Services (ADFS), dan Active Directory Lightweight Directory Services (ADLDS).
 
Fasilitas Active Directory Domain Services berperan penting pada system operasi windows server 2008, juga dapat memberikan sebuah keamanan akses security yang dikelola secara infrastruktur yang canggih. ADDS menyediakan distribusi database yang menyimpan dan mengelola informasi tentang jaringan serta aplikasi yang digunakan.  Fasilitas Active Directory User and Computer berperan untuk memberikan hak akses sumber daya jaringan kepada para pengguna, maka harus dibuat user dan grup untuk tiap – tiap pengguna.
 
Windows server 2008 mengenali seorang pengguna serta hak yang dimilikinya berdasarkan user dan grup yang telah dibuat. Secara default, computer akan menyediakan dua buah account user serta beberapa grup account. User account yang disediakan adalah user administrator dan user guest. Beberapa account dapat digabungkan dalam satu grup yang berfungsi mengelompokkan account ke dalam suatu kelompok tertentu sesuai dengan hak yang diberikan.

Pengertian Domain NetBios

Nama NetBIOS adalah sebuah nama yang berukuran 16-byte yang digunakan oleh keluarga sistem operasi Windows NT untuk sebuah fungsi atau layanan jaringan. Nama NetBIOS digunakan oleh aplikasi-aplikasi yang memakai jasa protokol dan API NetBIOS. Menggunakan nama NetBIOS jauh lebih mudah dan lebih bersahabat untuk menidentifikasi sebuah host komputer dalam sebuah jaringan daripada menggunakan angka-angka (dalam hal ini adalah alamat IP). Nama NetBIOS dapat digunakan dalam aplikasi Windows NT, mulai dari Windows Explorer, Network Neighborhood, dan juga perintah command-line net (net start, net stop, net send, dan lain-lain).
Sama seperti halnya alamat IP, nama NetBIOS haruslah unik dalam sebuah jaringan; jika tidak, maka konflik akan terjadi dan sistem jaringan tidak akan dapat berjalan dengan baik.
Dalam Windows 2000/XP/Server 2003, beberapa layanan jaringan (seperti halnya NetLogon) tidak menggunakan nama NetBIOS lagi, akan tetapi telah menggunakan Domain Name System (DNS). Meskipun demikian, aplikasi-aplikasi warisan Windows NT dapat berjalan di atas Windows 2000 ke atas dengan masih menggunakan nama NetBIOS untuk mengakses layanan-layanan tersebut.

Web Server Dengan Service IIS

Konsep Web Server Dengan Menggunakan Service IIS

WEB SERVER IIS
IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya. IIS telah berevolusi semenjak diperkenalkan pertama kali pada Windows NT 3.51 (meski kurang banyak digunakan) hingga IIS versi 6.0 yang terdapat dalam Windows Server 2003. Versi 5.0 diintegrasikan dalam Windows 2000, sedangkan Windows XP Professional memiliki IIS versi 5.1. Windows NT 4.0 memiliki versi 4.01 yang termasuk ke dalam add-on Windows NT Option Pack. Dalam Windows NT 4.0 Workstation atau Windows 95/98, IIS juga dapat diinstalasikan sebagai Microsoft Personal Web Server (PWS).
Komponen pendukung IIS antara lain :
1. Protocol jaringan TCP/IP
2. Domain Name System(DNS)
3. Direkomendasikan untuk menggunakan format NTFS demi keamanan
4. Software untuk membuat situs web,salah satunya Microsoft FrontPage
Fitur-FITUR IIS:
1. IIS dapat digunakan sebagai platform dimana aplikasi web berjalan. Hal itu dapat dilakukan menggunakan ASP, ASP.NET, ISAPI,CGI, Microsoft .Net Framework, VBScript, Jscript dan PHP.
2. IIS mendukung protocol HTTP, FTP, SMTP, NNTP dan SSL
3. IIS mengizinkan aplikasi web untuk dijalankan sebagai proses yang terisolasi dalam ruangan memori terpisah untuk mencegah satu aplikasi membuat crash aplikasi lain.
4. IIS dapat diatur dengan Microsoft Management Console atau menggunakan skrip Windows Scripting Host
5. IIS mendukung bandwidth throttling yang dapat mencegah sebuah situs web memonopoli bandwidth yang tersedia.
Kelebihan IIS
1. Lebih kompatibel dengan Windows karena memang IIS adalah keluaran Microsoft
2. Untuk platform .NET, user hanya bisa menggunakan IIS
3. IIS memiliki fitur URL Filtering untuk mem-filter website yang tidak diinginkan
4. Untuk platform .NET, user hanya bisa menggunakan IIS
Kekurangan IIS
1. Tidak gratis (web server berbayar)
2. Port 80 (Port untuk layanan web) sangat mudah diserang oleh cracker
3. Keamanan file log juga sangat mudah ditembus sehingga system password pun akan mudah didapatkan.
4.. Web server LIGHTTPD
Web Server yang alamat websitenya di http://lighttpd.net/ ini ditulis dalam bahasa pemrograman C. Dapat dijalankan pada sistem operasi Linux dan sistem operasi Unix-like lainnya, serta dapat pula dijalankan pada sistem operasi Windows. Lighttpd bersifat open source dan didistribusikan dengan lisensi BSD. Lighttpd mengklaim dirinya sebagai web server yang “memakan” sedikit space memori jika dibandingkan dengan web server lain. Selain itu lighttpd mempunyai kemampuan untuk mengatur cpu-load secara efektif dan beberapa fitur advance seperti FastCGI, SCGI, Auth, Output-Compression, URL-Rewriting dan lain-lain. Secara lengkap, fitur-fitur yang disediakan oleh lighttpd adalah sebagai berikut:
1. Load-balancing FastCGI, SCGI, dan HTTP proxy support
2. chroot support
3. web server berbasis select()-/poll()-/epoll()
4. Support untuk skema notifikasi event yang lebih efisien seperti kqueue dan epol
5. Conditional rewrites (mod_rewrite)
6. SSL dan TLS support, via OpenSSL.
7. Otentikasi terhadap sebuah server LDAP
8. Statistik RRDtool
9. Rule-based downloading dengan kemungkinan penanganan sebuah script hanya otentikasi
10. Server Side Includes support
11. Modules support
12. Minimal WebDAV support
Kelebihan Lighttpd
1. Virtual hosting yang fleksibel
2. HTTP compression menggunnakan mod_compress dan mod_deflate terbaru (1.5.x)
3. Berukuran kecil (kurang dari 1 MB)
4. Desain single-process hanya dengan beberapa thread. Tidak ada proses atau thread dimulai per koneksi.
Kekurangan Lighttpd
1. Belum support IPV6
2. Update/patchnya versi terbarunya lama keluar
3. Fast-CGInya tidak berfungsi maximal
4. Pemakainya tidak sebanyak Apache atau IIS (komunitasnya tidak sebanyak Apache atau IIS)

Web Server Service Apache

Web Server Apache

Apache merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Namun demikian, pada beberapa versi berikutnya Apache mengeluarkan programnya yang dapat dijalankan di Windows NT. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.

Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.

Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.

Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.


1. Apache di Ms Windows

Ada beberapa Aplikasi Apache yang dapat berjalan di Windows yaitu :

Apache2triad

XAMPP

WAMPP

Dll

2. Apache di Linux

Di linux pun ada beberapa Aplikasi Apache, yaitu :

LAMPP

XAMPP

Atau kita bisa juga menginstall satu persatu seperti apache ( httpd ), PHP dan mysql melalui Source code yang dapat di download di Internet secara Gratis.

Untuk membuat suatu aplikasi Web yang dinamis, kita tidak cukup hanya menggunakan file HTML saja, untuk itu dibutuhkan Script Pendukung seperti PHP, ASP, Java Script, VB Script dan lainnya.

Beberapa dukungan Apache :

1. Kontrol Akses.
Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP

2. CGI (Common Gateway Interface)
Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl)

3. PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor);
Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php). Hal ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik

4. SSI (Server Side Includes)

Fasilitas atau ciri khas dari web server Apache adalah :

1. Dapat dijadikan pengganti bagi NCSA web server.
2. Perbaikan terhadap kerusakan dan error pada NCSA 1.3 dan 1.4.
3. Apache merespon web client sangat cepat jauh melebihi NCSA.
4. Mampu di kompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.
5. Apache menyediakan feature untuk multihomed dan virtual server.
6. Kita dapat menetapkan respon error yang akan dikirim web server dengan menggunakan file atau skrip.
7. Server apache dapat otomatis berkomunikasi dengan client browsernya untuk menampilkan tampilan terbaik pada client browsernya. Web server Apache secara otomatis menjalankan file index.html, halaman utamanya, untuk ditampilkan secara otomatis pada clientnya.
8. Web server Apache mempunyai level-level pengamanan.
9. Apache mempunyai komponen dasar terbanyak di antara web server lain.
10. Ditinjau dari segi sejarah perkembangan dan prospeknya, Apache web server mempunyai prospek yang cerah. Apache berasal dari web server NCSA yang kemudian dikembangkan karena NCSA masih mempunyai kekurangan di bidang kompatibilitasnya dengan sistim operasi lain. Sampai saat ini, web server Apache terus dikembangkan oleh tim dari apache.org.
11. Performasi dan konsumsi sumber daya dari web server Apache tidak terlalu banyak, hanya sekitar 20 MB untuk file-file dasarnya dan setiap daemonnya hanya memerlukan sekitar 950 KB memory per child.
12. Mendukung transaksi yang aman (secure transaction) menggunakan SSL (secure socket layer).
13. Mempunyai dukungan teknis melalui web.
14. Mempunyai kompatibilitas platform yang tinggi.
15. Mendukung third party berupa modul-modul tambahan.

Web server Apache mempunyai kelebihan dari beberapa pertimbangan di atas :

1. Apache termasuk dalam kategori freeware.
2. Ada komunitas yang besar sehingga mudah mencari solusinya jika ditemukan masalah Apache Web Server bersifat open source
3. Apache mudah sekali proses instalasinya jika dibanding web server lainnya seperti NCSA, IIS, dan lain-lain.
4. Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.
5. Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file konfigurasi.
6. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.
7. Mendukung sistem operasi yang popular saat ini.
8. Keamanannya bagus dan bisa menggunakan SSL (Secure Socket Layer)

Kekurangan Apache Web Server adalah
1. menuntut pengongfigurasian menggunakan perintah-perintah yang diketik sebab Apache Web Server tidak mengadopsi konsep GUI (Graphical User Interface).
2. Tidak bisa mengatur load seperti IIS sehingga akan terus memfork proses baru sampai dalam batas yang diijinkan OS. Akan memudahkan penyerang karena RAM akan cepat habis.
3. Mudah diserang oleh DoS (pada Apache versi 1.3 dan versi 2 sampai versi 2.0.36)

Perbedaan domain & Worksgroup

1.Jelaskan perbedaan Domain & Workgroup di Dalam jaringan ?

Jawaban:

Domain 

1. Ada satu atau lebih komputer yang bertindak sebagai server. Dimana dari server tersebut semua aspek security, policy dan permisi semua komputer di domain diatur oleh network admin. Hal ini akan memudahkan pengaturan semua komputer dalam domain.
2. Bisa login di komputer manapun dalam domain dengan menggunakan satu domain akun.
3. User hanya bisa mengubah settingan komputernya secara terbatas, karena hal-hal yang krusial sudah di atur oleh network admin di server.
4. Dalam sebuah domain, jumlah komputer bisa ribuan banyaknya.
5. Dan komputer bisa terletak di jaringan mana saja, tidak harus dalam satu jaringan lokal.

Workgroup

1. Dalam sebuah workgroup komputer akan bersifat sebagai peer, tidak ada komputer yang mengontrol komputer lainnya.
2. Setiap komputer memiliki user akun masing-masing. Untuk masuk ke sebuah komputer yang di share di workgroup kita harus mempunyai akun di komputer tersebut.
3. Sebuah workgroup biasanya tidak lebih dari 20 komputer.
4. Workgroup tidak dilindungi oleh password.
5. Semua komputer harus dalam satu subnet dan dalam satu local network.